Jun 2023, Kota Kinabalu, Sabah
Masa berlalu begitu pantas. Kadang-kadang, kenangan datang dalam bentuk gambar — membeku di antara senyuman dan cahaya senja, namun menyimpan seribu cerita di sebaliknya.
Gambar yang dirakam di tebingan sungai Kota Kinabalu ini membawa aku kembali ke detik yang penuh makna. Waktu itu, kesihatan aku tidak sekuat dahulu. Tubuh terasa lemah, langkah tidak lagi sepantas biasa. Tetapi di sebalik semua itu, ada tekad yang tidak pernah pudar — tekad seorang suami dan ayah untuk membahagiakan insan yang dikasihi.
Aku masih ingat hembusan angin laut yang lembut menyapa wajah kami. Anak-anak berlari kecil, ketawa mereka bergema di udara. Isteri tersenyum, matanya memancarkan ketenangan yang hanya dapat difahami oleh hati yang telah lama saling mengenal dalam suka dan duka.
Dalam diam, aku berkata dalam hati:
“Tuhan, terima kasih kerana Engkau masih memberi aku kesempatan untuk menikmati saat ini — untuk melihat mereka tersenyum, untuk merasakan keindahan hidup walau sekejap cuma.”
🌿 Renungan Rohani
“Sekalipun tubuhku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.”
Ayat ini nyata dalam hidupku. Ketika tubuh lemah, kasih Tuhan menjadi kekuatan. Ketika aku ingin menyerah, Dia memberi alasan untuk terus melangkah — anak-anak, isteri, dan cinta yang lahir dari pengorbanan kecil yang bermakna besar.
🌺 Doa Syukur
Tuhan yang setia,Terima kasih untuk setiap detik yang Kau izinkan.Terima kasih untuk keluarga yang menjadi sumber kasih dan kekuatan.Walau tubuh ini kadang lemah, Engkaulah yang memberi semangat baru setiap hari.Biarlah setiap kenangan indah menjadi pengingat bahawa Engkau selalu hadir —dalam tawa, dalam tangis, dalam setiap langkah kami.Amin.
📖 Catatan kecil:
No comments:
Post a Comment